
keluarga besar mamipo mengucapkan "Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2010"
Just another WordPress.com weblog

keluarga besar mamipo mengucapkan "Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2010"
Setelah Malang dan Jakarta, pameran foto hasil workshop Malang Sekarang!09 “i:fashion” akhirnya sampai di Surabaya.
Pembukaan : Senin, 21 Desember 2009 jam 14.00 WIB
Pameran : 21 – 27 Desember 2009 jam 10.00 – 21.00 WIB
Royal Plaza, P9 lantai G, Jl. A. Yani 16 – 18, Surabaya
Diskusi : Senin, 21 Desember 2009 jam 19.00 WIB
Petra Togamas, cafe D’Save, Jl. Pucang Anom Timur 5, Surabaya
Selamat berpameran di kandang bonek ..
Semoga sukses..!!

foto: Deny Adam
Man Ray, seniman berkebangsaan Amerika yang menghabiskan hidupnya di Paris, terkenal dengan gerakan “Dada” dan “Surealis”. Semasa hidupnya, Man Ray telah menciptakan karya-karya dalam berbagai media namun menggolongkan dirinya sebagai pelukis di atas segalanya. Man Ray juga dikenal sebagai seorang fotografer fashion dan potret.
Pada tahun 1999, majalah ARTnews menyebutnya sebagai salah satu dari 25 seniman yang paling berpengaruh dari Abad 20. Setelah Ia meninggal, pada batu nisannya di Cimetiere du Montparnasse, Paris, tertulis: Unconcerned, but not indifferent (tidak peduli, tetapi tidak apatis).

Para pengunjung pameran menikmati salah satu karya foto pameran Tribute to Man Ray (foto:onthel)

Zoel T Eduardo, salah satu peserta pameran berpose di depan karyanya. (foto: Deny Adam)
Beberapa kali salah satu fotografer yang berpameran Deny mengaku, selama ini ia beranggapan bahwa pameran foto di Galeri Foto Jurnalistik Antara, hanyalah sebatas mimpi.
Mimpi…Hanya berbekal dari sepatah kata -mimpi- mamipo memulai segalanya, dari merancang publikasi workshop MALANG SEKARANG! 09, menyeleksi calon peserta, menjalani workshop dan memimpikan pameran yang ‘pantas’ dan pontang panting berusaha mewujudkannya. Tidak terpikir di benak kami saat itu, bahwa pameran yang sebatas mimpi tersebut, akan terealisasi.
Malam ini, sambil menunggu foto-foto naik, sambil terkantuk-kantuk saya mengingat kembali ‘perjalanan’ i:fashion, dari proses interaksi peserta workshop dan mentor, diskusi dan perdebatan diantara saya dan teman-teman sehati di mamipo, naik turun energi peserta dan kami sendiri, suport tak terhingga dan kebaikan hati orang-orang yang peduli pada apa yang kami lakukan hingga respons positif pemirsa pameran pertama di Malang, sebelum di Jakarta.
Sebagaimana layaknya orang bermimpi, yang suatu saat akan terjaga, saya tidak tahu apa yang menanti kami setelah ini. Mungkin akan melihat pagi yang indah, hari yang mendung atau hujan deras. Well, apa pun yang akan kami temui, kami sudah merasa ‘mimpi’ yang menjadi nyata.
Terima kasih …


Musik oleh Parametic Delay

Peserta diskusi mengisi buku tamu
Lanjutkan membaca ‘Diskusi Pameran Foto i:fashion I 27 Okt 09′

Minggu sore (25/10), salah satu sudut di lantai 2 Malang Town Square (MATOS) yang semula adem ayem sontak menjadi heboh begitu figur-figur ‘ajaib’ muncul satu per satu. Tamu-tamu undangan pembukaan pameran foto i:fashion, hasil workshop MALANG SEKARANG! 09 yang diselenggarakan oleh Malang Meeting Point (mamipo), berhenti bercengkerama ketika sosok perempuan berambut panjang, bergaun biru tua dengan aksen hitam, bersayap hitam masuk lokasi pameran. Di belakangnya muncul sosok berkostum sama, hanya warnanya putih. Dark Angel dan White Angel. Belum pulih kekagetan pengunjung, datang lagi sosok tinggi langsing dalam balutan kostum robot, membawa pedang panjang. Kami yang tumbuh gede bersama Unyil, sebelum booming animasi Jepang, akan selalu memanggil sosok robot dengan nama Gaban, tidak peduli sesungguhnya dia adalah Kamen Rider atau yang lainnya. Tak hanya tamu undangan, pengunjung mall yang heboh ingin berfoto, peserta pun tak mau kalah. Begitu melihat para cosplayer itu melintas, mereka menghentikan aktivitas, segera nampang dan pasang senyum menunggu teman menjepretkan kamera.
Lanjutkan membaca ‘Pameran Foto i:fashion ׀ MALANG, 25-31 Oktober 2009′

Poster edisi Malang (Foto : Deny A. Arfianto, Desain : Bobby Haryanto)
Dimulai dari kota Malang……………
Pembukaan : Minggu, 25 Oktober 2009 jam 16.00 WIB
Pameran : 25 – 31 Oktober 2009 jam 10.00 – 21.00 WIB
Malang Town Square (MATOS) Lt. 2 Depan Tb. Gramedia
Diskusi : Selasa, 27 Oktober 2009 jam 18.30 WIB
Kedai mamipo, Jl. Kediri No 4, Tel : 0341 638 2574 (Citra)
“Pameran yang digagas komunitas mamipo dan digelar di berbagai kota itu, sembilan fotografer muda mengungkapkan opini mereka perihal fashion tadi dalam skala dimana mereka hidup dan berinteraksi,” ungkap Oscar Motuloh, kurator Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta yang bertindak sebagai kurator pameran “i:fashion”.
Menurut Sugeng Pujileksono, pemerhati budaya dan dosen antropologi di Malang dalam kata pengantarnya, “Tema Fashion yang dipilih dalam pameran dan diskusi foto MALANG SEKARANG! 09, ingin menegaskan bahwa fashion bukan hanya sekedar pakaian atau busana. Fashion merupakan media komunikasi non-verbal untuk mengkomunikasikan identitas diri, sosial, seksual, kelas dan gender. Fashion adalah media untuk menunjukkan ideologi, interest dan kecenderung/ keberpihakan. Fashion sebagai media komunikasi non-verbal karena di dalamnya terdapat praktik-praktik penandaan. Fungsi fashion, pakaian, dandanan, busana dan gaya, bukan hanya sebagai perlindungan dan untuk memenuhi kebutuhan kesopanan. Tetapi, sebagai media ekspresikan diri, media mendefinisikan peran dan status sosial, simbol politis, dan sebagai media rekreasional.”
“Workshop ini memadukan pelatihan foto dokumenter dan usaha untuk merekam perubahan realitas terkini di sekitar kita, sebagai respon dari mamipo atas terbatasnya pelatihan dan inisiatif proyek fotografi dan foto dokumenter di luar Jakarta,” tulis Ng Swan Ti, salah satu pendiri mamipo dalam katalog pameran.
Pameran dan Disksui Foto “i:fashion” dilengkapi katalog, yang didukung oleh HIVOS dan Paperina, Jakarta.



Ramadian dan teman-teman dari Fisheries Diving Club (Fishdic) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya
“Hanya melihat foto-foto, saya merasa biasa. Ya bagus, foto-foto ikan, cantik, tapi sudah, karena saya juga sering melihat foto-foto underwater yang bagus-bagus. Setelah mendengar ceritanya, diskusinya bahwa terumbu sudah habis, lingkungan laut rusak dan lain-lain, saya baru merasa ..oh, foto-foto itu bagus banget, jadi pake banget sekarang,” kesan pehobi fotografi Benny Nur Susanto.
Berlangsung di pagi hari (Minggu, 11/10), diskusi yang menyertai pameran foto VOICES FROM THE SEA (Ramadian Bachtiar) diikuti lebih dari 20 orang. Yang membuat hati senang adalah peserta diskusi tidak hanya dari komunitas foto, tetapi hadir juga Diffi dan teman-teman dari Fisheries Diving Club (Fishdic) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Pagi itu, mamipo menjadi meeting point dalam arti sesungguhnya, bagi mereka yang mencintai dan menekuni fotografi dengan mereka yang menggeluti dunia kelautan dan ahli kecipak-kecipak di air, nyelam maksudnya.

Rama, Deny dan Citra
Lanjutkan membaca ‘Diskusi Pameran Foto VOICES FROM THE SEA’

Ramadian Bachtiar, pembukaan pameran Voices From The Sea (10/10)
Pameran Foto VOICES FROM THE SEA
10-20 Oktober 2009, 10.00 – 20.00 WIB
Pembukaan : Sabtu, 10 Oktober 2009, 19.00 WIB
Ramadian Bachtiar sangat fasih jika ia harus menjelaskan ikan, terumbu karang, metode Biorock dan printil-printil kelautan. Dengan sabar ia menerangkan karya fotonya yang dipamerkan kepada setiap pengunjung yang bertanya, seperti yang saya lihat ketika baru datang di mamipo hari Sabtu (10/10), beberapa jam sebelum pembukaan pameran. Pemuda yang sehari-hari cukup disapa Rama itu sedang mengantar seorang siswa SMU yang akan mengikuti olimpiade biologi berkeliling mini gallery mamipo menikmati foto-foto yang dipamerkan.

Pengunjung membahas foto Ramadian